Pernikahan adalah momen spesial yang penuh kebahagiaan, tapi pernahkah kamu bertanya-tanya berapa rincian biaya pernikahan yang perlu disiapkan untuk mewujudkan hari impian itu? Selain mempersiapkan mental dan memperkuat komitmen bersama pasangan, salah satu elemen yang paling krusial adalah biaya pernikahan. Bagi sebagian orang, membicarakan uang mungkin terasa sensitif. Namun, untuk menghindari kebingungan di saat-saat krusial menjelang hari bahagia, pemahaman rinci mengenai biaya pernikahan menjadi sangat penting. Ada banyak komponen yang mesti masuk hitungan, mulai dari biaya administrasi hingga dokumentasi. Semuanya bisa terasa membingungkan kalau nggak direncanakan dengan matang.
Di satu sisi, kamu ingin merasakan perayaan yang megah dan meriah. Di sisi lain, kantong juga perlu dijaga agar nggak kebobolan. Kuncinya ada pada perencanaan dan pengetahuan mendetail terkait rincian biaya pernikahan. Mengapa pengetahuan ini penting? Karena dengan mengetahui setiap item pengeluaran, kamu bisa menyusun prioritas, menyeleksi mana yang dibutuhkan, dan menyesuaikan anggaran sesuai kemampuan. Mari kita kupas satu per satu komponen biaya yang umumnya perlu disiapkan oleh setiap calon pengantin.
Table of Contents
ToggleRincian Biaya Pernikahan yang Harus Dipersiapkan
Buat kamu yang sedang merencanakan pernikahan, memahami rincian biaya jadi langkah awal supaya anggaran nggak membengkak di tengah jalan. Berikut adalah rincian biaya yang perlu diperhatikan saat merencakan bujeting pernikahan.
1. Biaya Administrasi

Terdengar sepele, tapi jangan remehkan biaya administrasi yang berkaitan dengan pernikahan. Setiap negara dan daerah punya aturan yang berbeda. Ada yang menerapkan biaya resmi untuk pencatatan sipil atau Kantor Urusan Agama (KUA), ada pula yang mewajibkan biaya untuk surat keterangan domisili dan dokumen penunjang lainnya.
- Biaya Pencatatan Pernikahan: Di Indonesia, jika menikah di kantor KUA pada hari kerja, seringnya dikenakan biaya administrasi yang relatif terjangkau. Tapi kalau memilih lokasi tertentu atau waktu di luar jam kerja, mungkin ada tambahan biaya.
- Dokumen Pendukung: Surat pengantar dari RT/RW, kelurahan, hingga puskesmas atau rumah sakit untuk tes kesehatan pranikah. Masing-masing langkah ini umumnya punya biaya retribusi.
Meski nominalnya tidak sebesar biaya gedung atau katering, lebih baik siapkan anggaran khusus untuk keperluan administrasi. Jangan sampai proses pemberkasan menjadi terhambat hanya karena lupa mempersiapkan dana yang satu ini.
2. Biaya Seserahan atau Hantaran
Seserahan atau hantaran menjadi simbol tanggung jawab dan keseriusan mempelai pria terhadap mempelai wanita (berdasarkan tradisi di kebanyakan daerah di Indonesia). Bentuknya beragam, bisa berupa barang-barang kebutuhan pribadi calon pengantin wanita seperti makeup, perhiasan, perlengkapan ibadah, atau panganan khas.
Tentu saja, komponen biaya ini akan bervariasi tergantung pada tradisi masing-masing keluarga dan kesepakatan kedua belah pihak. Agar sesuai budget, diskusikan secara terbuka dengan pasangan mengenai jenis dan jumlah seserahan. Jangan ragu menyesuaikan isi hantaran dengan kondisi finansial. Usahakan memilih barang-barang yang benar-benar bermanfaat dan bernilai simbolis bagi mempelai wanita.
3. Biaya Mahar atau Mas Kawin

Mahar adalah salah satu aspek sakral dalam pernikahan, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Besaran mahar pun beragam, bisa berbentuk uang, perhiasan emas, seperangkat alat sholat, atau kombinasi beberapa benda berharga lainnya. Intinya, mahar menunjukkan kesungguhan mempelai pria dalam membangun rumah tangga.
Jika kamu sedang menyiapkan mahar, pastikan nilainya proporsional dan disepakati bersama. Jangan sampai terlalu memaksakan diri. Nilai mahar yang tinggi memang terlihat “wah”, tetapi esensi sebenarnya justru ada pada keikhlasan dan simbol kepercayaan. Bicarakan secara terbuka, diskusikan bersama keluarga, lalu tentukan budget yang paling realistis tanpa mengurangi makna sakralnya.
4. Biaya Cincin Pernikahan

Cincin pernikahan menjadi simbol paling mendasar dari ikatan suci dua insan. Setiap pasangan tentu saja menginginkan cincin yang istimewa. Umumnya, kamu bisa memilih cincin emas, platinum, atau jenis logam mulia lainnya. Semakin tinggi kadar emas atau semakin mahal bahan yang dipilih, makin tinggi pula harganya.
- Desain Custom: Jika kamu ingin cincin dengan desain khusus yang sesuai selera, bisa jadi harganya lebih tinggi ketimbang cincin yang sudah tersedia di toko.
- Pemilihan Bahan: Emas kuning, emas putih, atau palladium punya rentang harga berbeda. Pastikan kamu juga mempertimbangkan biaya pembuatan dan finishing.
Jangan lupakan biaya perawatan jika kamu ingin cincin terus berkilau selama bertahun-tahun. Meski mungkin tidak selalu mahal, lebih baik menyiapkan dana ekstra di awal sebagai antisipasi.
5. Biaya Sewa Gedung dan Dekorasi

Salah satu biaya terbesar dalam pernikahan adalah biaya sewa gedung dan dekorasinya. Saat menentukan lokasi, beberapa hal berikut patut diperhatikan:
- Kapasitas Gedung: Semakin besar daya tampung, biasanya semakin tinggi biaya sewanya. Pastikan jumlah tamu undangan sudah diperhitungkan dengan cermat.
- Lokasi Strategis: Gedung di pusat kota atau tempat terkenal umumnya mematok harga lebih mahal daripada gedung di pinggiran.
- Dekorasi Indoor/Outdoor: Jika memilih konsep outdoor, perlu pertimbangan cuaca, tenda, lighting, dan dekorasi khusus yang bisa menambah biaya. Sementara untuk indoor, kamu mungkin butuh dekorasi bunga, backdrop, dan pernak-pernik pendukung lainnya.
Dekorasi tidak hanya memengaruhi nuansa acara, tapi juga anggaranmu. Kalau kamu mengincar konsep minimalis, pastikan vendor dekorasi memahami seleramu. Jangan sampai berlebihan yang justru memicu membengkaknya budget. Menggunakan bunga asli bisa memberi kesan segar, tapi pastikan kamu juga tahu harganya relatif lebih mahal. Jika mau lebih hemat, pilih perpaduan bunga asli dan bunga buatan dengan kualitas baik, atau cari vendor yang bisa memberikan harga paket dekorasi yang reasonable.
Baca juga: 5 Tips Memilih Wedding Venue Terbaik Sesuai Keinginanmu
6. Biaya Catering

Catering berperan besar dalam menciptakan kesan baik di hati tamu undangan. Pastinya kamu nggak mau tamu pulang dengan rasa kecewa karena makanan kurang enak, kan? Meski begitu, bukan berarti harus memilih katering paling mahal. Penting untuk melakukan test food terlebih dahulu. Lewat sesi test food, kamu bisa mencicipi dan menilai cita rasa makanan yang bakal disajikan.
- Jenis Hidangan: Mulai dari makanan berat, hidangan pembuka, hingga dessert. Perbedaan menu internasional, tradisional, atau campuran akan memengaruhi penawaran harga.
- Jumlah Porsi: Tentukan jumlah tamu undangan dan kalikan dengan porsi makan. Biasanya, vendor katering menyarankan “porsi lebih” sebagai antisipasi tamu tambahan.
- Ketersediaan Pramusaji: Beberapa paket katering sudah termasuk pramusaji dan peralatan saji. Sebaliknya, jika hal ini belum termasuk, maka perlu menambah budget untuk sewa tenaga ekstra.
Hindari memesan terlalu banyak jika kamu punya anggaran terbatas. Lebih baik menyesuaikan dengan perkiraan jumlah tamu. Akan lebih maksimal jika kamu mengadakan food tasting minimal dua atau tiga vendor, sehingga bisa membandingkan harga dan kualitas secara obyektif.
7. Biaya Make Up dan Busana
Tampil memukau di hari bahagia tentu saja menjadi dambaan. Biaya make up dan busana termasuk pengeluaran penting. Apalagi jika kamu menginginkan busana adat yang lengkap dengan berbagai aksesori pendukung. Pertimbangkan beberapa aspek berikut:
- Sewa atau Beli: Untuk gaun pengantin atau baju adat, beberapa pasangan lebih memilih sewa karena harganya bisa lebih bersahabat dan tidak perlu memikirkan penyimpanannya. Namun, jika kamu lebih suka busana hasil rancangan khusus (custom), siapkan budget ekstra.
- Make Up Artist (MUA): Reputasi dan pengalaman MUA biasanya sebanding dengan tarif yang dipatok. Jika ingin hasil maksimal, pilihlah MUA yang sudah punya portfolio meyakinkan. Jangan lupa, lakukan sesi trial make up agar hasil akhirnya sesuai ekspektasi.
- Pakaian Keluarga Inti: Ada pula biaya untuk busana orang tua, saudara kandung, dan pendamping pengantin. Ini seringkali luput dari perhitungan, padahal jumlahnya bisa signifikan.
Berburu diskon dan promo paket make up dan busana bisa menjadi solusi. Cari MUA atau vendor busana yang menyediakan jasa all-in untuk memudahkan koordinasi dan menekan biaya.
8. Biaya Souvenir
Souvenir mungkin terlihat kecil, tapi tetap memberi kesan khusus bagi tamu undangan. Barang-barang seperti tote bag, gelas, atau gantungan kunci kerap dipilih karena harganya cukup terjangkau dan fungsional. Kalau kamu suka ide yang lebih unik, misalnya tanaman mini, lilin aromaterapi, atau sabun organik, siapkan dana ekstra karena harganya biasanya lebih tinggi.
Jangan lupa untuk memperkirakan jumlah tamu undangan. Buat perhitungan matang agar souvenir yang dipesan tidak terlalu banyak (menyebabkan pemborosan) atau justru kurang. Tanyakan pada vendor apakah mereka menawarkan layanan custom desain. Makin kompleks desainnya, biasanya tarif juga makin tinggi.
9. Biaya Undangan

Undangan fisik tradisional masih populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang menghargai sentuhan personal dan tampilan elegan. Namun, di era digital, penggunaan undangan online semakin marak karena lebih hemat biaya, hemat kertas, dan efisien.
Kalau memilih undangan fisik:
- Desain & Bahan: Desain elegan dengan kertas premium akan membuat biaya cetak meningkat.
- Jumlah Undangan: Pastikan kamu sudah memiliki estimasi tamu yang jelas. Cetak undangan sesuai kebutuhan saja.
Kalau memilih undangan digital:
- Template Berbayar atau Gratis: Beberapa platform menyediakan jasa desain undangan digital. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar dengan fitur lebih lengkap.
- Distribusi: Bisa lewat aplikasi pesan instan atau media sosial, sehingga menghemat ongkos kirim.
Dalam banyak kasus, menggabungkan undangan fisik untuk keluarga besar dengan undangan digital bagi rekan kerja atau teman dekat dapat menjadi kombinasi efektif dan efisien.
10. Biaya Hiburan

Ketika resepsi berlangsung, tamu undangan pasti menantikan suasana meriah. Hiburan bisa berbentuk live music, penampilan tari tradisional, DJ, atau penyanyi solo. Semakin terkenal grup musik yang kamu sewa, semakin tinggi pula tarifnya. Faktor lain yang ikut memengaruhi biaya hiburan antara lain:
- Jumlah Personel: Menyewa band dengan lima personel pasti butuh budget lebih banyak daripada hanya penyanyi solo.
- Durasi Acara: Semakin lama durasi hiburan, semakin besar pula biayanya.
- Kebutuhan Peralatan: Peralatan seperti sound system dan lighting efek juga perlu biaya terpisah jika tidak termasuk dalam paket sewa gedung.
Pilih hiburan yang sesuai konsep acara. Jika acara kamu sederhana dan intim, cukup pilih musik akustik. Kalau punya anggaran besar, menambah penampilan spesial seperti penari, MC profesional, atau photobooth interaktif bisa menambah semarak suasana.
11. Biaya Dokumentasi
Setiap momen berharga di hari H akan abadi dengan adanya dokumentasi yang memadai. Inilah alasan mengapa biaya dokumentasi menjadi salah satu hal penting yang tak boleh diremehkan. Dokumentasi mencakup foto dan video pra-acara, akad nikah, hingga resepsi.
- Pemilihan Fotografer & Videografer: Reputasi, kualitas hasil karya, dan peralatan yang digunakan biasanya berpengaruh pada harga paket. Videografer yang menyediakan layanan cinematic wedding juga umumnya mematok tarif lebih tinggi.
- Durasi Liputan: Beberapa vendor punya pilihan paket setengah hari atau full day. Jika kamu ingin semua prosesi diabadikan, siapkan budget lebih untuk paket lengkap.
- Editing & Output: Editing yang profesional membutuhkan waktu dan keahlian. Kamu mungkin juga menginginkan album fisik dan highlight video. Pastikan detail ini masuk dalam perjanjian awal dengan vendor.
Dokumentasi bukan sekadar formalitas. Suatu saat nanti, foto dan video inilah yang akan kamu kenang dan tunjukkan pada anak cucu. Berikan porsi anggaran yang pantas agar hasilnya memuaskan.
Baca juga: Biaya Pernikahan Ditanggung Siapa Menurut Islam? Cari Tahu di Sini!
Tips Merencanakan Rincian Biaya Pernikahan
Mengetahui setiap komponen biaya membantu kamu terhindar dari pembengkakan anggaran. Namun, itu saja belum cukup. Cara kamu menyusun strategi pengeluaran akan menentukan apakah pernikahanmu bisa sesuai harapan dan kemampuan finansial. Berikut beberapa tips jitu agar seluruh biaya dapat dikelola dengan baik:
- Tentukan Prioritas
Susun daftar pengeluaran sesuai tingkat kepentingan. Jika kamu menilai dekorasi dan hiburan tidak terlalu krusial, alihkan dana lebih besar untuk urusan lain seperti dokumentasi atau katering. Begitu pula sebaliknya. Dengan menetapkan prioritas, kamu akan lebih mudah memilih mana yang benar-benar penting dan mana yang bisa diringkas. - Buat Anggaran Realistis
Jangan sekadar mencontek konsep pernikahan mewah yang kamu lihat di media sosial. Penting untuk memahami kemampuan finansial sendiri. Bicarakan terbuka dengan pasangan tentang budget ideal yang bisa kalian tanggung bersama. Pastikan setiap pos pengeluaran punya porsi yang wajar, sehingga kamu nggak perlu pusing cari pinjaman di kemudian hari. - Pilih Vendor Terpercaya
Vendor yang punya reputasi baik biasanya lebih profesional menangani kebutuhan pernikahan. Kamu bisa melihat testimoni pelanggan sebelumnya, portofolio, dan pengalaman mereka. Khusus untuk dokumentasi, cari vendor yang mampu memberikan hasil foto dan video berkualitas tinggi. Lebih baik mengeluarkan biaya sedikit lebih besar ketimbang menyesal di kemudian hari karena dokumentasi kurang memuaskan. - Buat Jadwal Pembayaran
Vendor pernikahan umumnya menerapkan sistem pembayaran bertahap. Perhatikan tenggat waktu yang disepakati. Hindari menunda pembayaran agar proses persiapan tidak terhambat. Atur keuanganmu sedemikian rupa, sehingga dana yang dibutuhkan selalu siap pada saat jatuh tempo. - Manfaatkan Promo atau Paket Bundling
Banyak vendor menawarkan paket bundling. Misalnya, penyedia make up juga menyediakan busana, atau fotografer yang bermitra dengan vendor dekorasi tertentu. Promosi semacam ini bisa memangkas biaya lumayan, asalkan kesesuaiannya dengan kebutuhan dan konsep acara tetap terjaga. - Pertimbangkan Musim Pernikahan
Jika kamu menikah di musim liburan atau tanggal-tanggal cantik yang banyak diminati, harga sewa gedung dan vendor cenderung lebih tinggi karena permintaan membludak. Menikah di luar “musim ramai” dapat memberikan keuntungan negosiasi harga yang lebih baik. - Sediakan Dana Cadangan
Meski sudah disusun sebaik mungkin, biaya tak terduga bisa muncul. Entah karena perubahan konsep, jumlah tamu yang bertambah, atau keinginan menambah sesi foto prewedding di lokasi berbeda. Persiapkan dana cadangan sekitar 10-15% dari total budget untuk menutupi keperluan darurat.
Dengan mengikuti tips di atas, diharapkan proses persiapan pernikahan jadi lebih lancar. Kuncinya adalah komunikasi terbuka dengan pasangan dan keluarga, serta ketelitian dalam membuat catatan pengeluaran.
Baca juga: Kata Kata Selamat Buat Pengantin Baru, Cocok dalam Semua Kondisi!
Budget Nikah Jelas, Dokumentasi Berkelas bersama Labuan Bajo Production
Merencanakan biaya pernikahan memang terasa kompleks, tapi bukan berarti nggak bisa diatasi. Kuncinya adalah memahami setiap detail pengeluaran, mulai dari biaya administrasi hingga dokumentasi. Ketika kamu telah membuat daftar prioritas, menetapkan anggaran realistis, dan memilih vendor yang tepat, segala kebingungan akan lebih mudah teratasi. Kamu jadi bisa fokus menikmati momen bahagia tanpa harus waswas memikirkan biaya yang membengkak.
Intinya, dengan budget yang pas dan perencanaan yang cerdas, kamu bisa wujudin pernikahan impian tanpa bikin dompet nangis. Apalagi, momen sakral ini cuma dateng sekali seumur hidup, jadi worth it banget buat diinvestasiin dengan baik, termasuk buat dokumentasi pernikahan lewat foto dan video. Bagi yang sedang mencari vendor dokumentasi berkualitas, Labuan Bajo Production menawarkan paket dokumentasi wedding khusus untuk mengabadikan momen spesialmu. Setiap detik akan terekam dan tertangkap lensa, menghasilkan momen yang tak terlupakan. Jangan tunggu sampai hari H semakin dekat, siapkan segala sesuatunya dengan matang, dan percayakan urusan foto dan video pada tim profesional.